Perubahan

entah bagaimana, nyatanya terkadang aku masih merasa tak nyaman dan sedikit kecewa saat aku membayangkan dan mulai mengingatnya lagi.

sebenarnya ada begitu banyak alasan yang bisa aku pakai, ada begitu banyak rasa benci dan kecewa yang cukup besar yang sudah terlanjur terpupuk, tapi nyatanya terkadang aku tetap merindukannya. walaupun dalam detik itu juga pasti muncul rasa benci yang begitu mendalam. entahlah, akupun tak tahu apa ini, dendam mungkin ! tapi ayolah, aku tak boleh begitu. allah tetap tak menyukainya, sesakit apapun aku, seterluka apapun itu, aku tetap tak boleh membenci. aku yakin ada hikmah dibalik semua ini, walau sejujurnya aku juga tak bisa membantah banhwa ada keinginan besar untuk membalaskan semua rasa sakit dan keceewa yang pernah aku dapat darinya, tapi sudahlah. nyatanya dalam 2 bulan akhir-akhir ini aku sudah tak pernah terlalu berhubungan dengannya lagi, tak pernah benar-benar teringat padanya lagi. mungkin kini aku sudah benar-benar bisa melepaskannya.

aku sudah bisa membaca diriku, mengatur pemikiranku, bisa menempatkan posisiku, menyadari siapa aku dan selalu berusaha menjadi yang trebaik pada bagianku. tak ada gunanya aku membenci atau iri terhadap hal-hal yang memang seharusnya dijauhkan dariku. kini harusnya aku sadar bahwa tuhanku tengah membimbingku, memberiku jalan yang indah bersamanya :)

My 17th Birthday [Repost]


Selasa, 01 Mei 2012

Curhat dikit :) (Padahal curhatannya banyak)
ini benar-benar terjadi di malam ulang tahunku ! :')
 
Ulang tahunku yang ke-17, tuhan akhirnya aku sudah dewasa, aku sudah mencapai usia maksimal dimasa kanak-kanakku. Hari ini begitu special tuhan :), aku bahagia akhirnya hari ini datang, hari yang begitu menyenangkan sekaligus menyedihkan. Tuhan terimakasih, terimakasih atas semuanya, nikmat ini, perasaan ini, orang-orang ini, dan semua yang dapat kurasakan hari ini. Aku bahagia bahkan sangat bahagia tuhan, aku bahagia karena masih ada yang peduli, ingat bahkan mau mendoakanku di hari indahku ini, tapi tuhan maafkan aku, bukan aku tak bersyukur atau tak menghargai nikmatmu, tapi aku juga kecewa dan sedih tuhan, entah mengapa rasa ini semakin sakit dan membuatku semakin kecewa. Ini hari yang indah, begitu penting dan istimewa bagiku, tapi mengapa di hari yang kuharap bisa menjadi hari paling indah ini, aku malah harus menutupnya dengan air mata, mengecewakan memang. dan yang lebih menyakitkan lagi orang yang telah membuatku menangis adalah orang yang benar-benar aku harapkan. Aku tak berharap lebih tapi mengapa dia sama sekali tak memikirkan perasaanku tuhan?
Aneh, kau bahkan tak ada. Awalnya aku sangat bahagia karena kau ingat hari ulang tahunku, tapi kenapa? Dan pada akhirnya Kau menghilang di hari pentingku ini? Kau tak ada bahkan hanya untuk menjadi tempatku berbagi. :’(
Aku tahu mungkin itu tak terlalu penting bagimu tapi percaya atau tidak sikapmu sungguh-sungguh berhasil menghancurkan hari istimewaku ini. Kau tahu sebagai seseorang yang begitu aku harapkan kau malah berhasil menutupnya dengan kekecewaan dan air mata. Bodoh! Aku bodoh karena telah mengharapkanmu, berharap kau ada sedangkan aku selalu tahu kau itu tak pernah benar-benar ada untukku.
Dihari ulang tahunmu, seminggu sebelum kau berulang tahun aku bahkan sudah memepersiapkan segalanya, mempersiapkan segala sesuatu yang bisa kulakukan untuk mengukir senyum indah di hari pentingmu. Adakah usaha itu kau lakukan untukku?
Aku kecewa di hari itu juga, tepat 10 menit sebelum hari besarmu datang, 14 Januari 2012 tepat pukul 23:50 aku bahkan tak tidur agar aku bisa menjadi orang pertama yang mengucapkan Happy Birthday padamu. Tapi nomormu tak aktif bahkan sampai pagi sama seperti mala mini, nomormu selalu tak aktif dan membuatku terlelap dengan tangisan. Namun sudahlah kucoba hapus air mata itu ku hapus rasa kecewa dan amarahku, semua kulakukan agar harimu tak menjadi buruk dan menyebalkan. Aku menyisihkan sebagian besar uang makanku untuk membelikanmu kado, membuatkanmu kue. Aku bahkan pulang kemalaman hanya untuk mencari lilin kecil berbemtuk angkan SATU dan TUJUH !! tahu betapa lelahnya aku? Di saat menjelang malam, kuhabiskan waktuku untuk membuat kuemu. Menghiasnya dengan tanganku sendiri, menyimpannya dengan begitu bangga. Lampu padam saat itu, jadi kugunakan senter sebagai penerangku saat itu, kau bahkan tak tahu. Di 20 menit terakhir, kugunakan waktu itu untuk membungkus kado yang susah payah kudapat. Aku berusaha menyempatkan diri untuk memilih sendiri sepatu untukmu, aku pulang dan meminta bantuan kepada semua orang, ayahku, ibuku, kakakku bahkan semua teman-teman di kamarku. Tapi mengapa? Semua usahaku itu bahkan tak ada apa-apanya, aku tak berharap kau bisa melakukan semua itu untkku, aku hanya ingin kau ada di sepanjang hari bahagiaku itu. Seperti aku yang selalu menemanimu disepanjang hari bahagiamu. Kau tahu 17 tahun tak akan dating untuk kedua kalinya, tapi taka pa dari sini aku sadar bahwa mengharapkan sesuatu darimu itu memanglah selalu menyakitkan dan mengecewakan. :’)
Sakit rasanya, namun apa yang bisa aku lakukan selain menangis. Aku takut kau mengatakanku tak tahu diri tak tahu terimakasih, dan tak bisa mengerti. Sungguh aku mengerti dan bahkan sangat mengerti dengan keadaanmu saat ini, tapi ayolah aku hanya meminta waktumu. Dan itupun tak bisa kau luangkan untukku. Semua orang hari ini meluangkan waktunya untukku, untuk bernyanyi dan berbagi kebahagiaan denganku. Teman sekamarku, Nada, Nika dan Caca mereka menyiapkan kejutan kecil di tengah malam untukku, tiga potong brownis yang manis dan menyenangkan dari mereka berhasil membuatku tersenyum, terimakasih teman :’)
Pak fachrudin, ia bahkan merelakan 2 jam pelajarannya untukku, hanya untuk mengajak semua anak-anak SC6G untuk menyanyi dan berdoa untukku.
SC6G, mereka bernyanyi dan menyelamatiku sepanjang hari. Ayah ibu dan keluargaku di rumah mereka sudah menyiapkan kejutan kecil untukku J sebuah tumpeng buatan ayahku berhasil membuatku tertawa, nenek, bibi, bahkan tetanggakupun hadir hari ini, berbagi tumpeng, berbagi kebahagiaan denganku. :)
Tuhan terimakasih masih menyediakan orang-orang yang menyayangiku dan menganggap diriku special, terimakasih untuk segalanya tuhan. Hari ini aku tutup dengan senyuman, walau senyum itu harus ku ukir di dalam tangisku. Aku bahagia dan akan selalu bahagia untukorang-orang yang menghargai kebahagiaanku. Aku akan selalu tersenyum untuk kalian, untuk kalian yang menyayangiku :)
Yang terakhir dan sangat special terimakasih untuk kedua saudariku tersayang, Yuk Intan Sukma Utami dan Resta Sulastri, terimakasih karena selalu ingat dan selalu ada di hari bahagiaku :)

Tepat pukul 11:57 hari bahagiaku tersisa 3 menit lagi, akankah ada keajaiban? Hahaha inilah keajaibannya, hatiku lega, Tuhan selalu ada untuk mendengarkan ceritaku, aku sangat menyayangimu lebih dari apapun tuhan :* aku tak lagi kecewa, aku bisa tersenyum sekarang, terimakasih tuhan. Kau telah menyedarkanku, semoga aku akan lebih bahagia lagi nantinya, semoga semua citaku dapat kuwujudkan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Semoga semua keinginan orang tuaku dapat kukabulkan, semoga aku dapat menjadi seseorang yang lebih baik lagi, bukan hanya untukku sendiri tapi juga untuk semua orang yang ada di sekelilingku. MOVE ON DITA SAYANG (Yey) :D
Gelumbang, tepat 12:00 di tanggal 01 Mei 2012 J

Hidup :)



Hidup itu indah teman, bahkan sangat indah jika benar-benar kita nikmati. Segala rasa yang aneh bahkan akan berubah menjadi unik jika kita rasakan dengan sepenuh hati. Kita harus tahu, hidup itu penting dan tak boleh disiakan, karena “Tak ada orang yang keluar dari dunia ini dalam kedaan hidup” mereka semua pergi dengan meninggalkan kenangan hanya “Kenangan” kita hanya bisa mengingat mereka menyimpan mereka di dalam pikiran dan memori kita, terkadang memori itu menyakitkan terkadang juga menyenangkan. Tapi mungkin "Some memories are best forgotten." Ya karena terkadang memori indahlah yang bahkan bisa lebih menyakitkan. Sia-sia rasanya jika kita terus menangisi kenangan, untuk apa kita simpan dan kita ingat jika kenangan itu hanya bisa menyakitkan kita. Hiduplah dengan segala sisa kebahagiaan yang kita miliki dan Janganlah tersenyum untuk menyenangkan orang lain. Tersenyumlah untuk dirimu, maka kamu akan membuat orang yang melihatnya bahagia dan ikut tersenyum karenamu.
Sadarilah satu hal, pasti ada beberapa orang di dunia ini yang akan sangat bahagia melihat senyuman kita, meskipun itu hanya ada satu dari 10.000 setidaknya ada seseorang yang masih sangat menikmati senyum kita.
Kelak jika tiba saatnya, aku ingin terus tersenyum sampai tiba saat bagiku menutup mataku dengan sebuah senyum indah penuh ketenangan. Aku ingin melihat orang-orang yang menyayangiku tetap tersenyum di saat hari kepergianku, senyuman yang dilapisi tangis ikhlas :)
Aku pasti akan sangat bangga kepada diriku sendiri jika semua itu benar-benar terjadi, aku akan mengingat sebuah kata yang selalu menjadi motivasiku “Jadilah orang yang menyenangkan untuk dirimu, dan bisa menyenangkan untuk semua orang yang ada di sekitarmu” :)
Aku bahkan sudah berjanji pada SESEORANG, ya pastinya seseorang yang special, “Aku akan tetap menjadi diriku, menjadi wanita cantik, baik, ceria dan menyenangkan. Wanita lucu dan penuh kasih sayang. Wanita lugu yang dewasa dengan pemikirannya” aku janji jika suatu saat aku bertemu lagi dengan orang special itu, aku akan menunjukkan siapa diriku. Aku akan mewujudkan semua keinginannya jadi wanita yang sempurna dimatanya, dan juga di mata kedua orang tuaku :)
 "Keep Smiling, Eventhought it hurt your heart :)"

Aku, Diriku SEKARANG !!

Selasa, 15 Mei 2012

Kadang mentari memang tak selamanya dapat bersinar terang. Ada kalanya mentari itu harus mengalah dan tertutup awan :)

sesuatu yang sudah kita mulai tak seharusnya kita tinggalkan, semua itu harus kita sudahi dan selesaikan semaksimal dan seindah mungkin. Hidup itu sama seperti mentari, terjadi dua masa. Masa TERANG dan Masa GELAP. begitulah hidup. Hidup yang kita mulai pasti mengalami terang dan redup ditengah perjalanan untuk mengakhirinya, yang harus kita lakukan hanyalah, melewati dan juga menikmatinya.

Hidup memang sulit, terkadang akupun tak tahu harus kuisi apa kehidupanku ini. semua serba salah. Aku bukanlah orang yang bimbang atau putus asa, aku juga bukan orang yang sedang patah cinta, aku hanyalah seorang remaja berusia 17 tahun yang masih bimbang dengan hidupku. Entah harus kuapakan, harus kuisi dengan kebahgiaan namun tak kuselesaikan dengan baik atau membiarkan semuanya berjalan bagai air yang terus mengalir mengikuti arus. Tintaku terlalu banyak, tak cukup kertas yang diberikan tuhan bagiku. Masih ada banyak hal yang harus aku tulis.

Bimbang, harus menjadi seorang wanita yang cerdas dan dewasa, atau menjadi wanita biasa namun cantik :)
Kata Miss Agustin (Guru Bahasa Inggrisku) Jadi wanita Pintar itu sulit bahkan sangat sulit, karena cowok itu sangat tidak suka dengan cewek pintar. Mereka takut, entah takut akan apa, mungkin takut tersaingi atau takut tak mampu mengimbangi wanitanya :D

Aku juga tak tahu, apakah ambisiku yang terlalu besar ini bisa menjamin kehidupanku. Aku ingin jadi Pengacara, ingin hidupku bahagia, tumbuh besar dengan segala kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tuaku, tapi aku juga takut jika aku terus memikirkan hal itu aku takut tak bisa memikirkan kebahagiaan di masa remajaku. Aku juga tak mau menyia-nyiakan perasaanku, menyiakan kebahagiaan di masa remaja yang katanya sangat menyenangkan. Tapi aku juga takut jika masa remajaku terbuang sia-sia hanya untuk sesuatu yang sangat tak berguna. CINTA !! hal wajib dan pasti bisa dirasakan oleh remaja seusiaku, aku tak mau mendalami cinta, karena aku takut tersakiti karenanya. Pemikiranku masih terlalu labil untuk mendalami perasaan sedalam itu, cukuplah cintaku ku isi dengan cintaku kepada tuhan dan keluargaku, Aku ingin merasakan Cinta, tapi tiba saatnya kelak saat aku dewasa, saat aku sudah bisa mengontrol emosi dan pemikiranku, berpacaran dengan hati dan otak, yang tak hanya memikirkan keegoisan pikiran dan pasti nantinya hanya memikirkan kehendakku sendiri. Aku tak mau menjadi pacar yang EGOIS, karena aku tak mau menyakiti pasanganku kelak. ada kalanya manusia itu mengalah, tapi saat sudah habis masa itu manuisa tak akan bisa menahan emosinya lagi dan akhirnya mengacuhkan segalanya.

Wanita yang pintar, biasanya tak suka bermanja-manja dengan pasangannya, begitu juga aku. Karena aku beranggapan pasanganku adalah sahabat tempatku bertukar fikiran dan saling berbagi. Bukan seorang kekasih yang hanya bisa kusalahkan dan memperhatikanku. Satu hal yang aku tahu, lamanya suatu hubungan itu tak berpengaruh lebih dengan masa depan mereka kelak. Selama apapun kita pacaran dengan pasangan kita, belum menjamin dia menjadi pasangan hidup kita kelak. :D

Aku ingin jadi anak yang bisa membanggakan orang tuaku terutama Ibuku :) aku ingin suatu saat aku bisa berada di sana di suatu tempat tempat dimana seluruh orang di dunia berkumpul dan menghadap dan berinteraksi dengan TuhanNya (Ka'bah) aku ingin berada di sana bersama orang tuaku, melihat mereka tersenyum dan menangis bahagia :)

aku ingin jadi satu-satunya orang yang bisa membuat impian itu menjadi nyata. Dan aku akan mengusahakan semua itu, demi kedua orang tuaku :D #Amin ya Allah :)