Perubahan

entah bagaimana, nyatanya terkadang aku masih merasa tak nyaman dan sedikit kecewa saat aku membayangkan dan mulai mengingatnya lagi.

sebenarnya ada begitu banyak alasan yang bisa aku pakai, ada begitu banyak rasa benci dan kecewa yang cukup besar yang sudah terlanjur terpupuk, tapi nyatanya terkadang aku tetap merindukannya. walaupun dalam detik itu juga pasti muncul rasa benci yang begitu mendalam. entahlah, akupun tak tahu apa ini, dendam mungkin ! tapi ayolah, aku tak boleh begitu. allah tetap tak menyukainya, sesakit apapun aku, seterluka apapun itu, aku tetap tak boleh membenci. aku yakin ada hikmah dibalik semua ini, walau sejujurnya aku juga tak bisa membantah banhwa ada keinginan besar untuk membalaskan semua rasa sakit dan keceewa yang pernah aku dapat darinya, tapi sudahlah. nyatanya dalam 2 bulan akhir-akhir ini aku sudah tak pernah terlalu berhubungan dengannya lagi, tak pernah benar-benar teringat padanya lagi. mungkin kini aku sudah benar-benar bisa melepaskannya.

aku sudah bisa membaca diriku, mengatur pemikiranku, bisa menempatkan posisiku, menyadari siapa aku dan selalu berusaha menjadi yang trebaik pada bagianku. tak ada gunanya aku membenci atau iri terhadap hal-hal yang memang seharusnya dijauhkan dariku. kini harusnya aku sadar bahwa tuhanku tengah membimbingku, memberiku jalan yang indah bersamanya :)